Meskipun jauh
Tak akan menyurutkan mahakilaumu
Meskipun tak tersentuh
Tak akan menafikan kebintanganmu
Dari kenaifan dan kenirmunafikanku yang paling dalam:
Kau-lah BINTANG…
(Juanda, nyaris pertengahan Mei ‘07)
^-^ He3..aku ketawa sendiri baca tulisanku di atas. Banyak banget ide yang membanjiri syaraf otakku, menunggu untuk diberi sayap oleh ujung penaku (atau keyboard-ku ya?!) agar dia bisa terbang bergerombol bersama sayap-sayap kata lainnya…berpetualang ke angkasa raya paragraf liris dan prosa! Tapi kenapa harus 6 baris kalimat itu yang keluar?! Khaaaa…aku suka mencintai diriku sendiri. aku suka menghargai diriku sendiri…apapun kenyataannya;p