Archive for July, 2007

29
Jul

No Name

Ia datang padaku pada suatu kali

ketika embun belum lagi membuka kunci mimpi

dan pagi belum melapangkan jalan kesadaran

Pernah juga ia datang di tengah siang

justru ketika di hatiku tak ada cukup ruang

untuk membangun lamun

Tapi lebih sering ia mengendap malam-malam

menembak mati kantuk dan membunuh waktu tidurku

Ia tak masih tak bernama selama kau masih belum menyapanya

tapi sementara ini, kupanggil ia "Cinta"

^-^   -DEVIciously-

15
Jul

Di luar bumi

Hei! Benarkah matahari beku di pelupuk matamu?

siang terlalu gegas pergi

tak pula sempat berkisah pada para pejalan kaki

sepanjang lorong penuh tempelan reklame resah

itukah terjemahan wujud matahari menurutmu?!

Angin limbung. Berkisar-kisar di tanah rendah

melambung-putarkan sampah-sampah

dan..malam menjemput lebih cepat dari jadwal

lalu kau mulai sadar, kau sendirian tak tau jalan

Orang-orang berlalu lalang. melamun. membaca koran.

mendengarkan i-pod lewat earphone. makan. berjalan.

ada lagi-kah untuk menyebut saling tak peduli?!

selintas..(tapi aku faham) matahari di matamu itu mencair

ooiiii…itukah wujud airmata menurut kamusmu?

dunia terlalu terlambat untuk mengerti

bahwa orang-orang sepertimu selalu dirundung sunyi

tah hendakkah kau lari?!

-DeviBelajarMemaknai-

-diJuandaSuatuSiangYangTerlaluBiasa-

15
Jul

DD…:D

DD=Degradasi Devi.

Kepedulian..kepedulian..kenapa kau pergi jauh sekali.

Disini cuma ada melankoli yang sebentar-bentar terasa cengeng

Sementara diluar sana ribuan bayi menangis (bukan karena cengeng) tapi karena lapar

Next on my blogs: Aktivasi Kemanusiaan