Bagiku, mencintai adalah menyebut namamu dalam tiap-tiap do’a malamku dan
memuja untuk kebahagiaanmu.
Jadi, berpisah sekalipun, aku tetap tersenyum. Lihatlah, tidak ada air mata…
Aku telah mengantarmu sampai ke pintumu dan memastikan kau tidur lelap
malam nanti. Tidak ada ucapan
selamat malam dan selamat mimpi indah. Lalu aku akan melanjutkan jalanku.
Aku tau aku tak sendirian. Ada ksatria yang masih menungguku. Entah dimana.
Entah bagaimana. Entah kapan. Tapi aku akan memperjuangkannya. Pasti
menemukannya.
-051107-