27
Mar
08

::kuliner:: yang lezat dan hangat dari Muntilan

Bulan maret, hujan masih rajin meng-apeli Muntilan.  Sore itu, meluncur dari Jogja dalam cuaca mendung. Sampai di Muntilan sudah gelap, ba’da magrib, dan karena sudah kelaparan langsung ke daerah Jalan Sayangan. Dingin-dingin begini, enaknya yang anget-anget. Minum wedang ronde atau makan bakso… wuuiiiiiiiiihh… tapi malam itu, ada menu lain yang lebih menggoda :D

Disepanjang jalan Sayangan, bederet-deret warung tenda sudah mulai ramai pengunjung. Aneka aroma yang nyam-nyam menyebar dari tungku-tungku yang mulai menyala. Ada aroma sate ayam dan kambing, aroma nasi goreng, aneka macam mie, dan… di ujung sana, menu yang jadi target saya malam itu: tongseng jamur!

Tak lama setelah duduk dan memesan, segelas teh hangat terhidang (seksinyaaaa teh manis itu ditengah kedinginan saya!). warung tenda itu tak terlalu mencolok dibanding warung-warung lain, bahkan relatif lebih kecil, ukurannya sekitar 4×3 M. Dengan penerangan dua buah petromaks, dilayani dua bapak-bapak, tiga bangku panjang, spanduk warna kuning dengan tulisan merah kecil-kecil…nyaris tak ada yang istimewa.

Ketika sedang celingukan mengamati seisi warung itulah, tiba-tiba breeesssss…hujan turun dengan derasnya. Untungnya makanan sudah siap, jadi saya terhindar dari bencana kelaparan. Seporsi tongseng jamur terdiri dari semangkung tongseng jamur dan sepiring nasi putih yang mengepul hangat. nyamm..
230308_0237

Tongseng jamur berisi campuran jamur shiitake yang dipotong kecil-kecil, suwiran daging ayam, telur ayam kocok, dan irisan daun kobis yang berendam dalam kuah kuning tongseng. Bagi yang doyan pedes, diatasnya ditambah taburan cabe rawit iris. Bagi orang yang menghindari daging kambing tapi tergila-gila kelezatan tongseng, mungkin menu satu ini bisa dijadikan referensi. Apalagi, di warung ini jamurnya nggak bau tanah dan pas matangnya. O iya, satu lagi yang paling penting, ga mahal.. cukup 7.000/ porsi plus 1.000 untuk minuman hangatnya.

Selesai makan, alhamdulillah, hujan reda. Pulanglah saya ke rumah dengan hati riang dan perut kenyang, sambil menenteng bungkusan berisi 2 porsi tongseng jamur buat oleh-oleh.

(Tulisan ini sebagai pengurang rasa bersalah saya karena tiap kali ditanya "Di Muntilan banyak makanan enak to? Saya dulu pernah mampir di warung Soto di dekat pasar, enak banget. Nasi goreng kambing di daerah Tape Ketan juga enak banget. Belum lagi Soto empal di jalan Veteran… itu pernah masuk ke kolom kuliner Kompas lho. Iya kan, Dev? kamu pasti pernah nyobain semua?". Saya nggak tau harus jawab apa, maklum anak rumahan, ga pernah beli makan diluar, ga tau makanan enak di mana. Sebuah artikel malah menyebut bahwa Muntilan banyak menyimpan koleksi kuliner nusantara. Aaahhh…Muntilan, I love U ;)




2 Responses to “::kuliner:: yang lezat dan hangat dari Muntilan”


  1. 1    Dtqqrjqh December 24, 2008 at 12:13 am

    Hey, i save funny photos
    here

  2. 2    taihoorwaxova January 4, 2009 at 1:41 pm

    Bite my shiny metal ass, assholes, you were joked!

Leave a Reply