04
May
08

Surat cinta terbuka (2)

aku jatuh cinta padamu pada suatu malam

di sisi sebuah stasiun pusat kota

pada matamu yang menyala-nyala

pada adrenalinmu yang curah karena gelisah

tentang hidup orang kecil yang eksotis dalam keburamannya

dan aku ada pada semesta yang tidak dimana-mana

tidak menolong, tidak menjamah, tidak berduka. biasa saja.

dan aku semakin jatuh cinta ketika

jiwamu menjalar jauh ke kegelapan sudut jalan

mencari tubuh-tubuh renta yang miskin raga

matamu sendu melihat sang tua jelata merasa kaya tiba-tiba

dan kau bilang “lelahku sudah reda, sayang…”

::sepaket dengan doa, lancarlah thesis tentang tunawisma
itu::

awal mei 2008




1 Response to “Surat cinta terbuka (2)”


  1. 1    Shang June 19, 2008 at 9:10 am

    Oooo,….!!!
    Kamu jatuh cinta ma petugas kepersihan stasiun, saat itu.
    Waktu dia bantu kamu, buat teris.

Leave a Reply