Archive for July, 2008

31
Jul

Harus kukirim kemana…??!


Kurangkumkan untukmu bunga
perdu sebelum langit jatuh kelabu

Pada bulirnya yang sahaja
kutiupkan cinta

Sisa-sisa embun gemuk masih
bergelayut manja

Aahh…. padanya kusaksikan
bahwa hatiku memang telah kalah

Kekalahan yang kupilih melalui
caraku sendiri tanpa seorangpun serta

Dan kuikat semuanya dengan pita
warna pelangi


Ku tunggu kau di padang
ilalang yang biasanya

Angin bertanya, kemana aku
ingin dibawanya terbang

Kusebutkan namamu, dan angin
berlalu dengan senyum tersipu

Matahari menyapa, apa yang
kucari sendiri di tempat sepi

Kusebutkan namamu, dan matahari
bernyanyi tentang lagu seri

Burung-burung mengajak, kemana
aku ingin diantar bertualang

Kusebutkan namamu, dan
burung-burung berkicau riang

Karenamu-kah dunia begini ceria?!


Tapi sampai menjelang siang,
kau tak datang

Sementara aku mulai bosan
bermain dengan hati sendiri

Dan lama-lama aku benar-benar
bosan bercakap dengan mulut sendiri

Kau benar-benar tak datang.


Ketika tak ada alamat yang bisa
kutuju, harus kemanakah kukirimkan salamku?

Bunga perdu-ku memang tak layu

Tapi tak kau lihatkah di
mataku, ada yang berlinang?!

Ketika tak ada bahu yang bisa
kusandari, harus kemanakah kulepaskan tangisku?

Tak ada yang hilang….


Tak ada yang hilang, langit
masih terang benderang

Tak ada yang hilang,
burung-burung masih bernyanyi riang

Tak ada yang hilang, aku hanya
merasa sepi….

::buatmu yang kupanggil dengan
hati::